Pada suatu sore,aku sedang bercengkrama bersama ibu. Beliau bertanya kenapa semalam aku menangis,sedikit ragu aku bilang ke ibu kalau aku ingat seseorang dari masa laluku yang membuat aku mendadak merasa rindu dan karena tidak bisa melakukan apa-apa akhirnya aku menangis (kebiasaan buruk yang selalu aku lakukan untuk menetralisir perasaan setiap hatiku sedang nano-nano).
Ibu hanya tersenyum bijak (dibaca: senyum basa-basi), kemudian membenarkan posisi duduknya. Beliau mencari posisi yang nyaman dan kemudian mulai sesi ceramah. Kurang lebih begini isinya:
"Cantik... (hehehe....yg ini ngarang)
yang namanya pacaran itu seperti Bab Pendahuluan dalam Karya Ilmiah."
Mendengar kata pacaran dianalogikan dengan Bab Pendahuluan aku sempat "heran", jangan-jangan ibu mengigau. Di mana miripnya pacaran sama bab pendahuluan? Meskipun bingung, aku berusaha untuk tetap mendengarkan dan menelan keherananku di hati.
"Seperti Bab Pendahuluan yang mengawali sebuah karya ilmiah, pacaran juga merupakan awalan sebuah kehidupan baru. Sama halnya dalam Bab Pendahuluan, saat pacaran di sana ada latar belakang kedua belah pihak yang menjadi subjek (tentang keluarga,pendidikan,sifat,watak,dkk), pendekatan apa yang akan digunakan dalam prosesnya,metode apa yang akan digunakan dalam prosesnya, apa tujuan dari hubungan yang sedang kita jalani,lalu apa referensi yang akan kita gunakan dalam menjalani hubungan."
Sejenak aku terpana dengan penjelasan ibu. Selanjutnya, aku pikir ibu sungguh-sungguh jenius. Entah bagaimana sampai akhirnya karya tulis itu bisa dianalogikan dengan pacaran tetapi yang jelas ini sangat "unik". Ternyata, pacaran tidak semudah yang aku pikir tetapi tidak seabstrak yang aku bayangkan. Karena pacaran seperti Bab Pendahuluan dalam karya tulis ilmiah. Semua jelas dan siapa saja bisa membuat..
pertanyaan selanjutnya,jika sudah selesai Bab Pendahuluan,,,Bab apa selanjtnya????
(ibuku memang luar biasa....)
Ibu hanya tersenyum bijak (dibaca: senyum basa-basi), kemudian membenarkan posisi duduknya. Beliau mencari posisi yang nyaman dan kemudian mulai sesi ceramah. Kurang lebih begini isinya:
"Cantik... (hehehe....yg ini ngarang)
yang namanya pacaran itu seperti Bab Pendahuluan dalam Karya Ilmiah."
Mendengar kata pacaran dianalogikan dengan Bab Pendahuluan aku sempat "heran", jangan-jangan ibu mengigau. Di mana miripnya pacaran sama bab pendahuluan? Meskipun bingung, aku berusaha untuk tetap mendengarkan dan menelan keherananku di hati.
"Seperti Bab Pendahuluan yang mengawali sebuah karya ilmiah, pacaran juga merupakan awalan sebuah kehidupan baru. Sama halnya dalam Bab Pendahuluan, saat pacaran di sana ada latar belakang kedua belah pihak yang menjadi subjek (tentang keluarga,pendidikan,sifat,watak,dkk), pendekatan apa yang akan digunakan dalam prosesnya,metode apa yang akan digunakan dalam prosesnya, apa tujuan dari hubungan yang sedang kita jalani,lalu apa referensi yang akan kita gunakan dalam menjalani hubungan."
Sejenak aku terpana dengan penjelasan ibu. Selanjutnya, aku pikir ibu sungguh-sungguh jenius. Entah bagaimana sampai akhirnya karya tulis itu bisa dianalogikan dengan pacaran tetapi yang jelas ini sangat "unik". Ternyata, pacaran tidak semudah yang aku pikir tetapi tidak seabstrak yang aku bayangkan. Karena pacaran seperti Bab Pendahuluan dalam karya tulis ilmiah. Semua jelas dan siapa saja bisa membuat..
pertanyaan selanjutnya,jika sudah selesai Bab Pendahuluan,,,Bab apa selanjtnya????
(ibuku memang luar biasa....)
Elora
Tidak ada komentar:
Posting Komentar