
Pancake adalah kue dadar yang dibuat dari terigu, telur ayam, gula dan susu. Terbuat dari bahan-bahan yang dicampur dengan air membentuk adonan kental yang digoreng di atas wajan datar yang diolesi sedikit minyak.
Setelah matang, pancake bisa dihidangkan sewaktu masih hangat atau setelah dingin. Tetapi untuk saya pribadi, kue yang satu ini paling enak disantap saat masih hangat, karena teksturnya yang masih legit. Hmmm...yummy!!!!!!!!!!! Biasanya untuk menyantap kue yang satu ini saya akan menambahkan selai blueberry atau coklat sebagai topingnya.Tetapi untuk topingnya sebenarnya itu selera masing-masing orang.
Adonan pancake biasanya merupakan campuran bahan pengembang seperti baking powder, soda kue, ragi, bir, atau kocokan putih telur. Pancake yang enak biasanya adalah pancake yang "ringan" karena berisi udara yang terperangkap di dalam adonan. Adonan juga sebaiknya tidak terlalu banyak diaduk agar kue tidak keras. Sewaktu menuangkan adonan, wajan yang sudah panas diletakkan atas handuk atau kain basah. Suhu permukaan wajan menjadi turun, dan bagian bawah panekuk setelah matang menjadi berwarna kuning keemasan. Sebagai pengganti susu, adonan bisa menggunakan buttermilk, yogurt, atau susu kedelai. Demikian sekilas info tentang proses pembuatan pancake.
Setelah matang, pancake bisa dihidangkan sewaktu masih hangat atau setelah dingin. Tetapi untuk saya pribadi, kue yang satu ini paling enak disantap saat masih hangat, karena teksturnya yang masih legit. Hmmm...yummy!!!!!!!!!!! Biasanya untuk menyantap kue yang satu ini saya akan menambahkan selai blueberry atau coklat sebagai topingnya.Tetapi untuk topingnya sebenarnya itu selera masing-masing orang.
Adonan pancake biasanya merupakan campuran bahan pengembang seperti baking powder, soda kue, ragi, bir, atau kocokan putih telur. Pancake yang enak biasanya adalah pancake yang "ringan" karena berisi udara yang terperangkap di dalam adonan. Adonan juga sebaiknya tidak terlalu banyak diaduk agar kue tidak keras. Sewaktu menuangkan adonan, wajan yang sudah panas diletakkan atas handuk atau kain basah. Suhu permukaan wajan menjadi turun, dan bagian bawah panekuk setelah matang menjadi berwarna kuning keemasan. Sebagai pengganti susu, adonan bisa menggunakan buttermilk, yogurt, atau susu kedelai. Demikian sekilas info tentang proses pembuatan pancake.
Sejak pertama kali mengenal jenis kue yang 1 ini sekitar 4 tahun yang lalu, entah kenapa saya langsung jatuh cinta. Mulai dari saat itu hingga sekarang, saya masih berusaha mencoba untuk membuatnya sendiri (saya pikir ini jauh lebih menantang dan hemat). Saya rasa pasti akan sangat menyenangkan ketika kita bisa memasak makanan favorit kita.
Disela-sela 'pergulatan' saya belajar membuat pancake, saya menemukan bahwa yang namanya hidup terkadang bisa seperti proses membuat pancake. Seringkali kita mengeluh kalau kita sudah tidak mampu untuk bersabar. Atau malah mengaku-ngaku kalau sabar tetapi terus menerus mengeluh dengan mengatakan pada semua orang yang berpapasan dengan kalimat pembuka,"aku nih kurang sabar kaya gimana lagi coba?". Ini yang disebut kesabaran terselubung.
Kita (termasuk saya sendiri) terkadang melupakan bahwa yang namanya sabar itu sebuah proses yang harus dihadapi terus-menerus. Tidak bisa kalau hanya dilakukan sekali atau dua kali saja dan langsung berhasil.
Seperti halnya pancake yang terlihat sederhana tapi tidak mudah dibuat, begitu pun kesabaran yang terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita tetapi tidak mudah juga untuk direalisasikan. Dalam Agama yang Ibu saya ajarkan, kesabaran itu 7 x 7 x 7 singkatnya tidak terbatas. Bicara mudah tapi bukan berarti prakteknya sangat berat. Oleh karena itu. . . Mari berpantang menyerah, untuk hasilnya yang legit dan manis seperti pancake. (Sugesti positif untuk diri sendiri)
Elora

Tidak ada komentar:
Posting Komentar